Jumat, 04 Januari 2013

Sepatu dan Lem Castol



Kreecck!! Suara sepatu wedgesku yang terbuka lebar seperti ingin memakan sesuatu, saat aku membukanya dengan tergesa-gesa ingin wudhu untuk shalat magrib. Ya Allah aku bakalan ditelan mentah-mentah oleh mamaku. Sepatu yang baru siang tadi dibeli dengan herga yang lumayan mahal, rusak seketika. Dengan wajah yang sangat khawatir serta kahet, kulemparkan kepada sepupuku. Namun aku memutuskan untuk melanjutkan shalatku dan memikirkannnya lagi setelahnya.
Salah seorang sepupuku menemani untuk membeli lem. Karena lem yang sy gunakan adalah lem korea yang kata penjualnya bias untuk lem sepatu, yah aku belilah lem itu. Entah mengapa lem itu tidak mampu merekatkan sepatu itu.
Aku kembali melemparkan wajah khawti r dan kaget kepada sepupuku. Malam itu hujan rintik menemani kekhawatiran, ketakutan dan kecemasanku beserta sepupuku, dipecahkan oleh salah seorang sepupuku yang dengan tanpa izin langsung mengirimkan pesan kepada anak gagah untuk menyuruhnya dating ke mesjid raya untuk membawa lem castol. Namun dia lagi sibuk. Maka dari itu kami yang memutuskan untuk mendatangi rumahnya yang kebetulan dekat dengan mesjid raya.
Alhamdulillah mungkin karena takdir Allah, mungkin karena seizing Allah dan mungkin karena kehendak Allah, kami dipertemukan. Allah membolehkan aku melihat anak gagah yang sekarang telah mencukur rapi rambutnya. Makasih Ya Allah atas semuanya, hanyab Engkau yang bisa mempertemukan kami, menyatukan hati ini, mempertahankan perasaan ini dan melanjutkan hubungan ini,,, hanya Engkau Ya Allah.
#eSeS 30 Desember 2012, pukul 18.59

Tidak ada komentar:

Posting Komentar