Aku dan emi
menunggu teman-teman untuk dijemput di ruang tamu, janjinya pukul 10.00. namun
sekitar pukul 11.30 wita mereka tiba dirumah dan menunggu hujan reda untuk
melanjutkan perjalanan ke Pinrang. Dalam perjalanan kami singgah ke rumah irfa
yang tidak bisa ikut karena akan berangkat ke Makassar. aku menceritakan
padanya terkait kakak sastra yang sering menghubungiku, dan tanggapanya “sms
saja tapi kalau merasa agak risih berhenti dan berikan alasan pemberhentian sms
dengan baik”. Tanggapan yang baik atas kasus ini. Setelah dari rumah irfa lanjut
ke rumah umrah yang akan ikut bersama untuk makan palekko (itik cincang yang
dimasak seperti kari, dan khas dari itu yaitu pedas). Namun hari itu aku makan
yang itik goreng saja, takut perutku merasa panas nantinya.
Sore hari pulang
dari tempat makan, banyak hal lucu yang dia lakukan. Dia suka berbicara
denganku melalui kaca spion yang digoyang-goyangkannya untuk melihatku yang
duduk dibelakangnya. Dia juga berkata kalau baju yang aku kenakan bagus,
Alhamdulillah dia senang melihatnya. Pulang dari sana kami semua lanjut ke
rumah nadli kemudian melanjutkan ke gunung teletubies untuk foto foto, dan
alhasil tempatnya amazing. Baru sekali mendatangi tempat yang indah seperti
itu, hanya hari itu.
Sesudah magrib
kami pulang , dan mereka mengantar aku dan emi kembali ke rumah. Sesampai
dirumah dia nadli dan alif ingin makan soto banjar. Dan memang aku telah janji
pada dia untuk melayaninya makan soto banjar, telah terlaksana. Hari itu
seperti hari pembalasan yang diberikan terhadap kesabaranku selama hampir sebulan
tanpa komunikasi dengannya. Hari yang indah.
#26 Januari 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar