Jumat, 01 Februari 2013

Eating Palekko in Pinrang


Aku dan emi menunggu teman-teman untuk dijemput di ruang tamu, janjinya pukul 10.00. namun sekitar pukul 11.30 wita mereka tiba dirumah dan menunggu hujan reda untuk melanjutkan perjalanan ke Pinrang. Dalam perjalanan kami singgah ke rumah irfa yang tidak bisa ikut karena akan berangkat ke Makassar. aku menceritakan padanya terkait kakak sastra yang sering menghubungiku, dan tanggapanya “sms saja tapi kalau merasa agak risih berhenti dan berikan alasan pemberhentian sms dengan baik”. Tanggapan yang baik atas kasus ini. Setelah dari rumah irfa lanjut ke rumah umrah yang akan ikut bersama untuk makan palekko (itik cincang yang dimasak seperti kari, dan khas dari itu yaitu pedas). Namun hari itu aku makan yang itik goreng saja, takut perutku merasa panas nantinya.
Sore hari pulang dari tempat makan, banyak hal lucu yang dia lakukan. Dia suka berbicara denganku melalui kaca spion yang digoyang-goyangkannya untuk melihatku yang duduk dibelakangnya. Dia juga berkata kalau baju yang aku kenakan bagus, Alhamdulillah dia senang melihatnya. Pulang dari sana kami semua lanjut ke rumah nadli kemudian melanjutkan ke gunung teletubies untuk foto foto, dan alhasil tempatnya amazing. Baru sekali mendatangi tempat yang indah seperti itu, hanya hari itu.
Sesudah magrib kami pulang , dan mereka mengantar aku dan emi kembali ke rumah. Sesampai dirumah dia nadli dan alif ingin makan soto banjar. Dan memang aku telah janji pada dia untuk melayaninya makan soto banjar, telah terlaksana. Hari itu seperti hari pembalasan yang diberikan terhadap kesabaranku selama hampir sebulan tanpa komunikasi dengannya. Hari yang indah.

#26 Januari 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar